DURI-Sabdarepublik.com-Kesehatan merupakan harta tak ternilai dan merupakan modal berharga bagi seseorang untuk memulai aktivitasnya. Pencapaian pertumbuhan dan perkembangan manusia sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatannya. Selain itu, kesehatan juga merupakan investasi untuk mendukung pembangunan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Karena itu, bersama percepatan ketersediaan infrastruktur dan pendidikan, pembangunan bidang kesehatan tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2015 ini”, jelas Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh.
Dalam berbagai kesempatan, hal itu disampaikan Bupati ketika melakukan kunjungan kerja Kecamatan Pinggir dan Mandau. Seperti saat menyerahkan bantuan 3 unit ambulance desa dan pemberian kartu jaminan kesehatan masyarakat daerah (Jamkesda) saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Sebangar, Kecamatan Mandau, Kamis (5/3) lalu.
Khusus bantuan ambulance untuk desa ini, kecuali desa yang baru dimekarkan, kata Bupati, hingga 2015 ini sudah menerima bantuan tersebut. Yaitu sebanyak 83 desa. Sedangkan untuk 53 desa hasil pemekaran, masih ada 20 desa yang belum mendapatkannya. Adapun desa
Herliyan mengatakan, bantuan ambulance untuk desa pemekaran yang belum memperolehnya, sudah dianggarkan dalam APBD Bengkalis 2015. Saat ini masih dalam proses pengadaan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
“Sesuai ketentuan, penyerahan bantuan ambulance bagi 20 desa pemekaran tersebut akan segera diserahkan jika segala proses administrasi selesai. Pokoknya akan diupayakan secepat mungkin diberikan sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat,”, tegasnya.
Selain bantuan ambulance desa dan Jamkesda, khusus untuk Mandau dan Pinggir, upaya yang dilakukan melalui peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau.
“Peningkatan ini diantaranya bertujuan agar ke depan masyarakat di dua kecamatan ini tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lainnya”, paparnya.(rr)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !