Headlines News :

Label 1

Daerah

Facebook

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Plt Sekda Rohil Pimpin Musda I LAM -Rohil

Written By Unknown on Selasa, 10 Februari 2015 | 2/10/2015


BAGANSIAPIAPI-Sabdarepublik.com – Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Rokan HIlir Drs H.Surya Arfan MSi, memimpin musyawarah daerah ( Musda I ) Lembaga Adat Melayu Riau (LAM-R) Kab.Rohil, dilantai IV Kantor Bupati Rohil Bagansiapiapi, Senin (9/2/15)kemarin.

Dalam acara Musyawarah Daerah ( Musda I ) juga dihadiri, Asisten III Bidang Kesra H.Ali Asfar S.sos, MSi, Anggota DPRD Rohil H. Razid Abizar, Sekretaris Inspektorat M.Nurhidayat SH, serta para SKPD dan Satker yang berada dilingkungan pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam sambutannya, Plt Sekda Rohil Drs H.Surya Arfan MSi, menyampaikan, seluruh panitia acara Musda I agar dapat bergegas untuk mempersiapkan acara penobatan Bupati Rohil H.Suyatno Amp, sebagai Datuk Setia Amanah.
Kita ketahui, pada tanggal 11, 12, dan 13 Maret 2015 mendatang acara puncaknya. Panitia penyelengara acara kurang lebih memiliki waktu tinggal sebulan, untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Untuk persiapan penobatan Datuk Setia Amanah sudah mencapai 30 persen.
"Kepada segenap panitia yang telah ditunjuk, saya minta dapat bergegas serta menyiapkan semua keperluan, untuk acara pelantikan yang tinggal menghitung hari saja," kata Surya.
Acara penobatan Datuk Setia Amanah H.Suyatno nantinya akan di pusatkan di tiga lokasi, taman Budaya Batu Enam, Gedung Serbaguna dan LAM-R Rohil di batu enam.
Lanjut Surya, kita juga sangat mengharapkan Ketua LAM-R, Tenas Effendy dapat hadir dalam acara penobatan Datuk Setia Amanah dan akan lanjutkan Penambalan Datuk Muda Setia Amanah oleh Wakil Bupati Rohil Erianda SE.( andi)

Johansyah Syafri : Mutasi Yang Dilakukan Pemkab Bengkalis, Tidak ada Kaitannya Dengan Kepentingan Politik.

Written By Unknown on Kamis, 05 Februari 2015 | 2/05/2015

BENGKALIS-Sabdarepublik.com – Di awal 2015 ini, Bupati H Herliyan Saleh sudah dua kali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkugan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Pertama tanggal 28 Januari lalu. Pada pelantikan ‘Part I’ tersebut, diwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin, Bupati melantik 4 pejabat eelon II.

Yaitu, H Zulfan Herri sebagai Staf Ahli Bupati yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Kemudian, Heri Indra Putra sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang sebelumnya Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben).

Selanjutnya H. Tengku Said Ilyas yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Teknologi Informasi menggantikan Heri Indra Putra sebagai Kadistamben. Terakhir, Rusli yang sebelumnya menjabat Camat Bengkalis dipromosikan menjadi Kepala Badan Kesbangpol.

Sementara, Senin (2/2/2015)lalu, Bupati kembali melakukan mutasi dan promosi. Masih diwakili Burhanuddin, pada pelantikan ‘Part II’ yang dilaksanakan di ruang rapat lantai IV kantor Bupati Bengkalis, Bupati melantik 38 pejabat eselon III serta 87 pejabat eselon IV. Pejabat eselon IV itu diantaranya 11 Kepala Kelurahan.

Banyaknya pejabat dimutasi Bupati itu, oleh sebagian pihak kental nuansa politisnya. Apalagi tahun 2015 ini merupakan ‘tahun politik’, dimana pada 5 Agustus mendatang, masa bakti kepemimpinan Herliyan bersama Suayatno sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis 2010-2015 akan berakhir.

Dan, keduanya, baik Herliyan maupun Suayatno diperkirakan bakal maju pada Pemilihan Bupati Bengkalis 2015-2020 yang diperkirakan bakal digelar 16 Desember 2015 mendatang

Terkait dengan hal itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri menegaskan, mutasi yang dilakukan di Pemkab Bengkalis itu, sama sekali tak ada kaitannya dengan kepentingan politik pihak manapun.

“Namun kalau ada pihak yang menyimpulkan demikian, penilaian itu ya sah-sah saja. Namanya juga disigi dari kacamata politik, hasil ‘terawangannya’ tentu juga ‘berbau-bau’ politik”, ujar mantan Kabid Kerjasama dan Promosi Penanaman Modal BPMP2T Kabupaten Bengkalis ini, Selasa (3/2/2015)l alu.

Johan mengatakan, pasca pelantikan ‘Part II’ kemarin itu, dia juga banyak mendengar selentingan dari beberapa pihak seperti itu. Mutasi tersebut bermuatan politis. Untuk kepentingan politik pihak tertentu.

Bahkan, sambung Johan, ada beberapa rekan-rekan wartawan yang langsung minta tanggapan atau konfirmasi benar-tidaknya hal tersebut.

“Jawaban saya sama. Mutasi tersebut sama sekali tak ada kaitannya dengan kepentingan politik siapapun. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Memberikan kesempatan kepada pejabat yang bersangkutan memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman secara komprehensif”, tegas Johan.(rr)

Delegasi MTB Berkunjung ke Bengkalis

Written By Unknown on Rabu, 19 November 2014 | 11/19/2014

BENGKALIS- Kedatangan rombongan Delegasi Melaka Tourism Board ( MTB )  yang berjumlah 31 orang  berkunjung selama 2 hari ( 15-16 /11/2014) ke Bengkalis ini dalam rangka untuk menjalin kerjasama dalam bidang kepariwasataan dengan Negeri Junjungan.

Rombongan yang dipimpin  Datuk Sri Jefri bin Munir dari Kementerian Pelancongan Negeri Melaka dan berbagai perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan,  biro perjalan dan staf dari Kementerian Pelancongan Negeri Melaka.
Kedatangan rombongan MTB disambut  oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Haholongan didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, H Eduar. Mereka dijamu makan bersama di Gedung Daerah, Sabtu malam (15/11)  lalu.  

“Pada prinsipnya Pemkab Bengkalis menyambut baik kunjungan ini, mengingat selama ini antara kedua negara memiliki hubungan silaturrahmi yang cukup baik,” ungkapkan Staf Ahli Bupati, Haholongan.

Delegasi MTB ini memiliki beberapa agenda di Bengkalis, salah satunya Seminar dan Travel Mart, Minggu (16/11) yang lalu.

Seminar ini diikuti para agensi perjalanan wisata, perhotelan dan perwakilan satuan perangkat kerja daerah (SKPD) terkait yang ada di lingkungan Pemkab Bengkalis .

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, H Eduar dalam sambutannya ketika menghadiri Seminar dan Travel Mart, mengatakan kunjungan ini tentunya semakin memperkokoh hubungan silaturrahmi antara Melaka dan Bengkalis yang sudah lama
terjalin.

“Di samping itu, momen ini tentunya sangat berharga bagi kami untuk belajar dan menggali potensi wisata dengan Melaka yang sudah lebih maju,” ujar Eduar.

Dipaparkan Eduar, Kabupaten Bengkalis juga memiliki sejumlah potensi wisata yang menarik, diantara Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang sudah ditetapkan Unesco sebagai cagar dunia. Kemudian ada juga pantai pasir putih Rupat Utara yang sedangkan dikembangkan oleh Pemkab Bengkalis bersama investor.

“Kita berharap, turis yang datang ke Malaka nantinya juga datang ke Rupat Utara. Saat ini kita sedang membangun kawasan wisata Rupat Utara. Silakan investor dari Melaka berinvestasi di sini, kita akan berikan kemudahan,” ujarnya.

Sementara delegasi  MTB, Jefri Bin Munir dalam pemaparannya mengatakan bahwa kunjungan ke Bengkalis ini merupakan kota kedua di Riau. Dimana sebelumnya mereka juga telah berkunjung ke Dumai.

Diakui Jefri,  jumlah pengunjung dari Bengkalis dan Dumai ke Melaka cukup besar, terutama di bidang kesehatan.

Ditambahkan Jefri,  sektor pelancongan (pariwisata) merupakan penyumbang pendapatan terbesar untuk Melaka atau sekitar 45 persen dari total pendapatan mereka.

Sampai Agustus 2014, jumlah wisatawan yang datang di Melaka sudah mencapai 9,5 juta orang dari target sekitar 15 juta orang.

“Makanya kita terus berbenah dengan menciptakan objek-objek wisata yang baru mengingat sektor ini merupakan andalan bagi pendapatan negara. Kita siap bekerjasama dengan Bengkalis, seperti yang disampaikan Pak Eduar tadi, bagaimana uang yang bawa peloncong ke Melaka juga sampai ke Bengkalis,” ungkap Jefri. (rr)

PT Tribunterkini Pers Akan Mengadakan Kegiatan Amal

Written By Unknown on Minggu, 16 November 2014 | 11/16/2014



Pekanbaru- Sabdarepublik- Menutup akhir tahun 2014, Management PT. Tribunterkini Pers akan mengadakan aksi sosial ke salah satu Panti Asuhan di kota Pekanbaru dengan tema “Peduli Kasih PT Tribunterkini Pers  ”
 Bertempat di salah satu cafe di Pekanbaru, PT Tribunterkini Pers telah membentuk kepanitiaan kegiatan amal dengan Ketua Panitia, Rima Hutagalung, Ketua Pelaksana, Rahmad Tarigan serta Bendahara, Albert Edison Nababan
.Kegiatan amal ini kami laksanakan bukan bermaksud untuk memegahkan diri, tapi turut berempati terhadap saudara-saudara kita yang hidup kekurangan ,ujar Rima Hutagalung Ketua Panita kegiatan Amal PT Tribunterkini Pers.
Rima juga menambahkan bahwa kegiatan amal ini nantinya akan dilaksanakan pada bulan Desember 2014.” Kegiatan amal ini nantinya, panitia akan mengundang Kabid Humas Polda Riau, Walikota Pekanbaru, serta Kadis Cipta Karya Kampar untuk dapat menyerahkan secara simbolis paket bantuan kepada panti asuhan tersebut”.
Sebelum kegiatan amal ini di laksanakan, kita dari panitia inti Peduli Kasih PT Tribunterkini Pers akan mengadakan audensi kepada Kabid Humas Polda Riau, Walikota Pekanbaru serta Kadis Cipta Karya Kabupaten Kampar,jelas Rima Hutagalung.
Kepada para donatur yang bersifat tidak mengikat, panitia mengharapkan  agar bersedia membantu sehingga terlaksananya kegiatan amal PT Tribunterkini Pers.
Diakhir perbincangan Rima Hutagalung mengharapkan, agar kegiatan amal ini dapat terlaksana dengan sukses.(redaksi)

Instiawaty Ayus Pimpin Raker Pelestarian Candi Muara Takus.

Written By Unknown on Sabtu, 15 November 2014 | 11/15/2014

Pekanbaru.Sabdarepublik-  Candi Muara Takus adalah situs candi tertua di Sumatera,candi Muara Takus yang terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Riau,merupakan satu-satunya situs peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Candi yang bersifat Buddhis ini merupakan bukti bahwa agama Buddha pernah berkembang di kawasan ini.

Instiawaty Ayus langsung memimpin rapat kerja dengan dihadiri perangkat Desa Muara Takus, Alim ulama ,Ninik Mamak, Tokoh Masyarakat, Kadis Pariwisata Kabupaten Kampar , BCPB Batu Sangkar, Senin (10/11/2014) lalu di kantor DPD RI jalan Borobudur No.15 kota Pekanbaru membahas tentang pelestarian Kawasan percandian muara takus dan pengembangan kawasan pariwisata muara takus,di Kabupaten Kampar.
"Banyak hal yang bisa kita buat dalam pengembangan kawasan pariwisata dikabupaten Kampar ini. Salah satunya melalui pemanfaatan kawasan percandian muara takus ini, papar Instiawati Ayus , Anggota DPD-RI kepada Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, dan Ninik Mamak
Masyarakat setempat yang di wakili Ninik Mamak siap meninggalkan lahan di kawasan percandian Muara Takus ,meminta ganti rugi untuk tanaman dan bangunan di atasnya . Mereka juga memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung,disetiap kegiatan dan kunjungan di kawasan percandian Muara Takus.

Dipaparkan Instiawaty Ayus,dalam memperjuangkan dari lokal sampai pusat untuk bersinergi dalam pelestarian dan Pengembangan pariwisata Muara Takus, dan memperjuangkan realisasi APBN juga APBD.
Atas dasar inilah Anggota DPD-RI kelahiran Kabupaten Bengkalis ini mengharapkan kepada pihak yang mengikuti rapat untuk menindak lanjuti sebagaimana mestinya, sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.(MA)

Said Syariefuddin, Pameran Textil Riau Menuju Peradaban Dunia

Written By Unknown on Jumat, 14 November 2014 | 11/14/2014

Pekanbaru, Sabdarepublik.  Museum Sang Nila Utama terletak di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru. Museum ini menyimpan berbagai aneka koleksi benda-benda seni, budaya dan bersejarah di Propinsi Riau.Tidak jauh dari dari museum ini terdapat satu bangunan khas dengan arsitektur melayu yang kental yaitu Gedung Taman Budaya Riau, dimana gedung ini digunakan sebagai tempat untuk pagelaran berbagai kegiatan budaya dan seni melayu Riau, dan kegiatan-kegiatan lainnya..
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau,  H.Said        Syariefuddin,SE.MP mengatakan “Bunga melati Bunga Raya Bunga Kemuning tidak berduri mari kita jaga budaya agar tetap

lestari”. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau mengadakan kegiatan pameran khusus museum daerah ”Sang Nila Utama” yaitu Pameran Textil Riau menuju peradaban, kamis (13/11/2014) Di Pekanbaru
Museum " Sang Nila Utama" ini berdiri sejak tahun 1979 sebagai Lembaga penyelamat warisan sejarah budaya dan alam, dapat dikatakan juga berfungsi sebagai jembatan budaya masa lampau dan masa sekarang.Karena dengan mengunjungi museum setiap pengunjung dapat kembali menikmati budaya masa lampau dan  membandingkan dengan peradaban sekarang.
Namun saya berterima kasih dan tidak bisa melupakan atas jasa peliputan kepada wartawan sebagai media informas dengan memberitakan pameran textil Riau yang akan kita taja apalagi sampai memperkenalkan ke dunia , kata Said
Paparan dari Kepala Museum daerah "Sang Nila Utama" Provinsi Riau,Hj.Dewi Fauziah,SH.MP “ mengharapkan bantuan anggaran dana untuk merenovasi Museum daerah " Sang Nila Utama " Provinsi Riau. Agar dipandang dari segi badan Jalan Sudirman, Pekanbaru mempunyai kesan bagus dan istimewa serta mempunyai nilai bersersejarah. Namun adapun  pegawai sekitar 21 orang saja dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau.
Koleksi yang dipajang sekarang  sekitar 2000 dan sisa koleksi sekitar 2000 disimpan gudang, karena bermuatan ruangan gedung museum daerah sang nila utama riau sudah tidak cukup lagi untuk koleksi yang ada sisa 2000 koleksi. Maka dari dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Riau dapat ikut sertakan memperhatikan keadaan kondisi gedung museum yang tepatnya berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru”. Ujarnya ( ma)

Pembangunan Gedung Sekolah Terbengkalai. Dewan Sorot Kadisdik

BENGKALIS- Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis kembali disorot DPRD Bengkalis. Selain proses lelang proyek kegiatan fisik tahun ini yang lambat, juga persoalan sarana dan prasarana pendidikan yang memprihatinkan sehingga perlu mendapat perhatian Kepala Dinas Pendidikan.

Sebagai contoh, masih banyaknya pembangunan gedung sekolah yang terbengkalai tidak selesai-selesai.

Kemudian masih banyak sekolah yang tidak memiliki meja belajar sehingga siswa harus belajar di lantai.

Menyikapi kondisi seperti ini, Anggota DPRD Bengkalis dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Tarmizi meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk turun ke ke lapangan, terutama ke desa-desa yang terpencil.

Ia mengingatkan Kepala Dinas Pendidikan, Herman Sani agar jangan hanya menerima laporan dari bawahan saja, sehingga tidak tahu kondisi sebenarnya.

“Kita banyak mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya gedung sekolah yang terbengkalai. Kemudian ada sekolah yang tidak memiliki meubeler sehingga siswanya harus belajar dilantai,” ujar Tarmizi.

Anggota DPRD Bengkalis dua periode ini berharap, dengan turunnya Kepala Dinas Pendidikan ke lapangan,  persoalan ini bisa secepatnya dicarikan solusi, termasuk dengan menganggarkannya dalam APBD 2015 nanti.

“Paling tidak yang bersifat urgent bisa disegerakan. Bukan sebaliknya dibiarkan bertahun-tahun terbengkalai dengan tidak selesai-selesai.  Saya pikir kawan-kawan di Dewan pasti mendukung untuk kepentingan dunia pendidikan di negeri ini,” ujar Tarmizi.

Dipaparkan Tarmizi, persoalan pembangunan gedung sekolah terbengkalai tidak selesai-selesai bertahun-tahun, harus mendapat perhatian serius Kepala Dinas Pendidikan. Jangan terkesan dibiarkan, seperti anggapan banyak masyarakat sehingga yang menderita itu anak didik.

“Kondisi ini tidak hanya terjadi di sekolah-sekolah yang ada di daerah terpencil saja. Di Kota Bengkalis saja, ada sekolah yang sudah tiga tahun anggaran tidak kunjung selesai dibangun. Apa sebenarnya yang menjadi akar persoalannya, kalau persoalan ketersedian anggaran saya pikir tidak mungkin karena setiap tahun APBD kita bersilpa,” ujar Tarmizi heran.

Raup Jutaan Rupiah dari Berjualan Copyan Contoh Tes CAT CPNS

Written By Unknown on Kamis, 13 November 2014 | 11/13/2014

BENGKALIS - Ramadhan (34) pedagang copyan contoh soal dan panduan tes menggunakan metode computer assisted test(CAT) atau tes CPNS secara online dari peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 di Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/11) siang.

Ramadhan pedagang dari Kota Medan, itu menjual Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per paket CAT kepada peminat.

Menurut Ramadhan, CAT itu diperolehnya dari internet dan kemudian dikemas dan diperbanyak dalam bentuk CD dan buku.

Agar jualannya banyak pembeli, Ramadhan membuka lapak di trotoar depan Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bengkalis, Jalan Antara, Kota Bengkalis.

Ia menggelar dagangannya disela-sela pelaksanaan pendaftaran ulang peserta tes CPNS di BKD.

Dengan piawai, Ramadhan memperkenalan CAT dalam bentuk compactdisc (CD) buku hasil kopyan kepada pendaftar ulang CPNS.

"Ada 200 contoh soal terbaru dan panduan tes dengan CAT ini. Tinggal dipilih apakah fotokopi atau CD," ungkapnya

Bupati Bengkalis Selasa Lantik Camat Pinggir dan Rupat Utara.

Written By Unknown on Selasa, 11 November 2014 | 11/11/2014

BENGKALIS, Sabdarepublik - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, Selasa (11/11) melantik camat Pinggir dan Rupat Utara defenitif, Senin (10/11).

Pelantik keduanya bakal dilakukan di kecamatan masing-masing.

Hal ini dikatakan Kepala Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri saat dikonfirmasi wartawan, Senin siang usai mengikuti peringatan Hari Pahlawan 2014 di Lapangan Tugu Bengkalis.

 “Iya. Sesuai agenda kegiatan yang diterima Bagian Humas dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, Bupati Bengkalis memang akan melantik Camat Pinggir dan Rupat Utara defenitif pada hari Selasa.(hari ini- red) Sejauh ini, rencana tersebut belum ada perubahan,” jelasnya.

Sayangnya, meskipun waktu pelantikan suda dapat dipastikan, Johan mengaku belum mengetahui siapa yang akan menjadi Camat Pinggir maupun Rupat Utara.

“Saya sudah mencoba mencari informasi ke berbagai pihak. Namun hingga saat ini belum memperoleh jawaban tentang siapa orangnya,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berdasarkan isu yang berkembang Nazly bakal dipercaya menjadi Camat Pinggir. Mantan Bantan ini khabarnya akan menggantikan Kasmarni yang Oktober lalu dilantik sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Sedangkan Camat Rupat Utara bakal diisi Syafruddin yang pernah menjabat Camat Siak Kecil dan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Bila informasi ini benar, Syafruddin bakal mengganti Azman yang dimutasi sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sedangkan informasi lain malah sebaliknya. Nazly menggantikan Azman sebagai Camat Rupat Utara, sementara Syafruddin menggantikan Kasmiarni menjadi Camat Pinggir.

“Mengenai nama-nama yang bakal dilantik sebagai camat untuk kedua kecamatan itu, sampai detik ini saya memang belum mengetahuinya. Bisa saja isu itu benar adanya,” kilah Johan (ma)

Bupati Ajak Masyarakat Maknai Perjuangan Pahlawan

BENGKALIS. Sabdarepublik - Bupati H Herliyan Saleh mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk meresapi arti dari nilai-nilai pengorbanan para pahlawan, Senin (10/11).

Bupati mengimbau agar masyarakat terus memelihara semangat berkorban untuk membangun dan mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah, harta, bahkan nyawa oleh para pejuang bangsa.

"Meskipun eranya sudah berbeda, namun saat ini tugas yang dihadapi juga tidak kalah beratnya. Dengan menarik benang merah dari nilai kepahlawanan itu, seluruh masyarakat di daerah ini harus rela berkorban. Memberikan yang terbaik dalam mengisi kemerdekaan," ujar Herliyan.

Pernyataan itu disampaikan bupati menjawab wartawan tentang arti  Pahlawan, usai memimpin ucapara peringatan Hari Pahlawan 2014, Senin (10/11) di Lapangan Tugu Bengkalis.

Hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut, Ketua DPRD H Heru Wahyudi, Sekretaris Daerah H Burhanuddin, Ketua Pengadilan Agama, Erlis, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Wachyu Dwi Haryanto, Wakil Ketua PN Bengkalis Boy Syailendra, Wakapolres Bengkalis Ida Ketut Ghananta dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, H Herdi Salioso dan para kepala SKPD serta ratusan peserta upacara lainnya.

Herliyan berharap, nilai-nilai luhur yang ditauladankan para pahlawan itu tetap lestari dan jadi identitas anak bangsa.

"Dalam membangun dan mengisi kemerdekaan, nilai-nilai itu dibutuhkan. Meskipun dalam aktualisasinya harus disesuaikan dengan dinamika yang berkembang," kata Herliyan.

Khusus kepada pelajar dan generasi muda di daerah ini, ia menekankan agar nilai-nilai luhur kepahlawanan itu bukan hanya  dimiliki, tetapi benar-benar dimengerti, dihayati dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting untuk membina dan mempersiapkan dirinya menjadi manusia berkualitas dan demi keberhasilan pembangunan daerah, bangsa dan negara.

“Aplikasinya, ya, dengan belajar sungguh-sungguh. Menghindari hal-hal merugikan dan tercela. Menghindari penggunaan obat-obatan terlarang, dan tindakan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lainnya”, Herliyan mencontohkan.

Herliyan optimis dengan bekal nilai-nilai kepahlawan itu, para pelajar dan generasi muda di daerah ini dapat menjadi sumberdaya manusia dan insan pembangunan yang berkualitas dan memiliki daya saing.

“Mampu berkompetisi, bukan saja dengan pelajar dan generasi muda dari daerah lain, tetapi dalam persaingan yang lebih besar (dunia)”, katanya

Masih Jam Kantor, Dua Oknum PNS Berkaraoke di Plaza Citra

Written By Unknown on Jumat, 07 November 2014 | 11/07/2014

Pekanbaru, Sabdarepublik - Kendati masih jam kantor, bukan berarti dua onum pegawai negeri sipil dengan baju dinas bertuliskan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menyelesaikan tugasnya di kantor, tetapi sebaliknya berkaraoke ria di lantai 6 Mall Citra Jalan Pepaya Pekanbaru, Kamis (30/10) lalu.

Diduga kedua oknum PNS ini melampiaskan hobinya berkaraoke saat  pimpinan mereka tak masuk kantor.

Sebab, mustail Kadisdik  mengizinkan kedua berkaraoke ketika jarum jam masih menunjukan pukul 14.30 WIB.

Kedua pegawai wanita ini berkaraoke dengan seorang pria yang diduga bukan PNS.

Ketua LSM Gapura Rahmad ketika di mintai komentarnya terkait PNS keluyuran dan berkaraoke disaat jam dinas, sangat menyayangkan prilaku kedua oknum PNS tersebut.

Menurut Rahmad, seharusnya PNS dapat menjadi teladan dan jangan malah sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik dengan memanfaatkan jam kantor pergi ke tempat hiburan.

Untuk itu lanjut Rahmad, sudah sepantasnya keduanya diberi sanksi. Sebab, jika ditolerir PNS yang lain akan melakukan hal yang sama, yakni ketempat hiburan saat jam kantor. (ma)

Etos Kerja PNS Masih Rendah dan Masih Membandel

BENGKALIS - Sejauh ini masih ada pegawai negeri sipil (PNS) yang beretos kerjanya rendah.

Padahal, sebagai aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan atas keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan salah satunya dari sikap disiplin yang tinggi,

''Disiplin merupakan modal penting yang harus dimiliki setiap PNS. Tanpa itu, maka pelayanan publik yang diberikan dan pencapaian target kinerja yang ditetap tidak akan maksimal,'' ujar Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, H Herdi Salioso, ketika memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Senin (3/11).

Pesan itu disampaikan Herdi, karena menurutnya di sebagian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bengkalis, masih ada PNS yang memiliki  kualitas etos kerja dan disiplin yang masih tergolong rendah.

Padahal, katanya, perwujudan pemerintah yang bersih dan berwibawa diawali dengan penegakan disiplin bagi PNS.

Herdi berharap masing-masing Kepala SKPD agar senantiasa melakukan pembinaan.



Di bagian lain, mantan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Pemkab Bengkalis ini mengingatkan agar pencapaian kinerja pada tahun 2014 ini di- masing-masing SKPD, baik itu fisik maupun keuangan, dapat direalisasikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Diingatkan Herdi, saat ini sudah masuk minggu pertama November 2014. Artinya, waktu untuk menyelesaikan kegiatan yang belum dilaksanakan kurang dari dua bulan lagi.

''Lakukan langkah-langkah percepatan agar target fisik maupun keuangan pada 31 Desember 2014 tercapai. Tentunya upaya-upaya tersebut tetap harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tidak boleh mengurangi kuantitas maupun kualitas out put yang dihasilkan,'' pesan Herdi sebagaimana disampaikan Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.

Sebelum itu dalam berbagai kesempatan, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh selalu mengingatkan, bahwa realisasi fisik maupun keuangan, akan dijadikan salah satu indikator untuk bahan evaluasi kinerja bagi seorang Kepala SKPD maupun pejabat dan staf lainnya.

''Apabila nanti ditemukan kinerja yang  tidak mencapai dari target yang telah ditetapkan sebelumnya, Kepala SKPD ataupun pejabat dan staf lainnya, maka tentu ada punishment (hukuman). Begitu juga sebaliknya, bagi yang kinerjanya baik pasti diberi reward (penghargaan),'' ujar Herliyan, beberapa waktu lalu. (ma)
''Meskipun secara kuantitas kecil, tapi karena masih ada PNS yang kurang disiplin, maka masalah penegakan disiplin ini harus mendapat perhatian yang lebih serius dari masing-masing Kepala SKPD,'' harap Herdi.

Bupati H Herliyan Saleh didampingi Wakil Bupati H Suayatno ketika menghadiri pembukaan acara Pesta Pantai 2014 di Pantai Selatbaru, Kecamatan Bantan.

Written By Unknown on Senin, 03 November 2014 | 11/03/2014

Perhelatan pesta pantai Selatbaru yang dibuka langsung Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Sabtu pagi (1/11/2014),berlangsung meriah. Ratusan peserta tampak semangat mengikuti berbagai perlombaan yang ditandingkan.
Antusias pengunjung pada acara Pesta Pantai sangat besar, terlebih acara pembukaan dimeraihkan dengan berbagai antraksi kebudayaan lokal, seperti Reog, Barongsai, Kompang dan tarian Melayu maupun antrakasi lainnya.
Hadir pada acara pembukaan Pesta Pantai Selatbaru itu, Wakil Bupati Bengkalis, Suayatno, Sekretaris Daerah, Burhanudin, Kapolres Bengkalis, AKPB Andry Wibowo, Dandim WB 0303 Bengkalis, Letkol Arh Wachyu Dwi Ariyanto, serta sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Usai membuka Pesta Pantai, Bupati Bengkalis dan Wakil Bupati Bengkalis serta rombongan langsung meninjau lokasi perlombaan, seperti lomba melukis. Herliyan sempat berdialog dengan salah seorang anak peserta lomba melukis. Selanjutnya, turun ke pantai untuk melihat secara dekat lomba sampan jong. Meski air laut mulai naik pasang, namun tak mengurungkan niat bupati dan wabup untuk mendekat arena perlombaan jong. Pada kesempatan itu, Herliyan berbincang-bincang dengan beberapa peserta lomba sampan jong.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi berbagai pihak yang masih mempertahankan dan melestarikan tradisi dan permainan rakyat. Penjagaan dan pelestarian ini menjadi penting, karena tradisi dan hasil cipta kebudayaan, merupakan sebuah identitas yang menunjukkan jati diri sebuah masyarakat.
Lebih lanjut Herliyan mengatakan, pesta pantai yang diisi dengan permainan rakyat, merupakan ajang untuk mengajarkan warisan tradisi kepada generasi muda. Mengingat, pada hari ini generasi muda mulai jauh dengan akar tradisi. Hal ini disebabkan kuatnya pengaruh pemikiran dan budaya asing, sehingga generasi muda, menjadi kehilangan pijakan dalam kebudayaannya sendiri.
''Kuatnya benteng kebudayaan di masyarakat, maka saya yakin, kemajuan yang tercipta akan memiliki sandaran kokoh dalam menghadapi berbagai pengaruh buruk budaya asing,'' ungkap bupati yang baru saja meraih anugerah Temenggong Tun Hasan ini.
Kegiatan pesta pantai merupakan upaya untuk mengembangkan potensi parisiwata yang ada di Kabupaten Bengkalis. Mengingat, pengembangan potensi pariwisata memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat.
''Tidak hanya itu, kegiatan pada hari ini sebagai ajang untuk menarik pengunjung datang ke pantai Selatbaru,'' ujarnya.
Dikatakan Herliyan, upaya pembangunan bidang pariwisata tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata. Namun butuh keterpaduan antara masyarakat, swasta dan stakeholder.
''Masyarakat dituntut untuk mempertahankan budaya dan kearifan lokal, karena dengan pengembangan budaya dan kearifan lokal, maka pariwisata akan semakin eksis,'' katanya.
Bupati minta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga agar konsisten melaksanakan pesta pantai, supaya menjadi kalender tahunan pariwisata. Kualitas kegiatan maupun kuantitias peserta harus ditingkatkan lagi, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.
Perlombaan dalam pesta pantai tersebut meliputi, lomba sampan jong, lomba layang-layang, lomba melukis dari tingkat TK hingga SLTA dan berbagai atrakasi kebudayaan yang ditampilkan dari kabupaten Bengkalis maupun Kabupaten Kampar dan Dumai.

Rencana nikah Massal Disosialisasikan

Written By Unknown on Rabu, 22 Oktober 2014 | 10/22/2014



UPT Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kecamatan Siak kecil tengah melakukan verifikasi peserta/Tonagian

Rabu, 22 Oktober 2014,
Sabdarepublik.com, Siak kecil : Di daerah kecamatan Siak Kecil kaupaten Bengkalis dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan verifikasi  nikah missal, Kegiatan ini dilaksanakan dua hari. Sosialisasi dan verifikasi nikah missal ini dilaksanakan di Kantor Camat Siak Kecil. Nara sumber yang diundang dalam kegiatan ini Zainal Arifin SH. MH dari Bengkalis.

Selain nara sumber tampak hadir Kabid Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkalis Drs Hendry Suryadi, UPT Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kecamatan Siak Kecil, Khotijah.

Ketika dikonfirmasi Khotijah menyampaikan," Dari 116 KK yang terdaftar untuk mengurus surat nikah massal, Belum bisa dipastikan berapa KK yang lolos verifikasi, Mengingat ada persyaratan yang harus dipenuhi setiap peserta yang ikut nikah massal dan mudah- mudahan semua yang mendaftar lolos dari verifikasi,” Jelas Khotijah Diruang kerjanya.

Lebih lanjut Khotijah mengatakan,” Biaya untuk nikah massal, Biaya sidang isbat dan untuk surat nikah digratiskan alias tidak dipungut biaya ,Karena biayanya telah di tanggung PemKab Bengkalis,” Akhir Khotijah..

Pada kesempatan yang berbeda, Kabid Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkalis Drs.Hendry Suryadi mengatakan,” Program pelaksanaan nikah massal di kabupaten Bengkalis, Baru terlaksana di kecamatan Bantan serta Kecamatan Siak Kecil dan selanjutnya kecamatan lain akan dilaksanakan tahun depan. Dengan peryaratan yang lengkap,  Adapun persyaratan utama yang harus di penuhi peserta, sebangai berikut, KTP, KK, surat keterangan dari Kades yang terkait pernikahan yang mengurus surat nikah, dan untuk lebih jelasnya, peserta bisa menanyakan syarat-syarat yang harus dilengkapi di kantor UPT Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kecamatan Siak Kecil, “ Jelas Hendry Suryadi di Aula Kantor Camat Siak Kecil.(aan/ Tonagian)

Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online

Written By Unknown on Rabu, 03 September 2014 | 9/03/2014

Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Riau Terkini Sabtu, 30 Agustus 2014 07:38

memiliki kecenderungan baru untuk mendapatkan informasi. Hasil penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska menyebutkan, mereka tinggalkan koran dan beralih ke online.
Riauterkini-PEKANBARU-DR Nurdin Halim, MA, dosen Fakultas Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru menyatakan berdasarkan penelitian yang dilakukannya 6 kabupaten dan kota di Riau, saat ini remaja mulai meninggalkan media radio dan koran dan beralih ke media online dan sosial media (sosmed).



''Penelitian saya itu bagaimana penggunaan media online di kalangan remaja. Jadi memang sebagian besar remaja kita di Riau, khususnya di 6 kabupaten yang kita teliti, mereka memilih media online sebagai alternatif,'' katanya kepada riauterkinicom, usai menjadi pembicara pada acara diskusi yang ditaja Forum Diskusi Publik (FDP) di salah satu restoran Pekanbaru, Jumat sore (29/8/14).

Menurut Nurdin, remaja di Riau mendapatkan informasi dari media online dan sosmed. Sementara surat kabar, bahkan majalah mereka tidak baca. Bahkan, kalau pun mereka membaca surat kabar atau majalah itu juga dari online.

''Jadi artinya, kontribusi media online itu sangat besar di kalangan remaja,'' ujarnya.

Namun, aku Nurdin, jika dilihat dari tabulasi penelitian yang dia buat, informasi yang diakses remaja di Riau lebih banyak bersifat hiburan dan relationship. Setelah mendapatkan hiburan berbentuk musik dan lainnya, yang kedua, remaja Riau menggunakan media bersifat online untuk berhubungan dengan teman-temannya.

''Jadi jika dirunut dari media yang digunakan. Dari tabulasinya terlihat yang dominan mereka akses adalah konten-konten hiburan. Kedua, relationship seperti facebook, twitter dan semacamnya. Yang ketiga baru informasi berita. Yang terakhir ini belum optimal sekali,'' katanya.

Nurdin menambahkan, yang paling lemah menggunakan media online tersebut untuk kepentingan bisnis oleh kalangan remaja di Riau. Seperti penggunakan internet banking dan lainnya belum sangat menonjol di kalangan remaja.

Dikatakan perkembangan teknologi ikut mendorong budaya teknologi di kalangan remaja. Mereka tidak ingin dikatakan gaptek (gagap teknologi), tidak percaya diri walaupun para remaja ini sebenarnya lebih lebih nyaman menikmati media cetak. Apalagi dengan adanya smartphone dan gadget di pasaran saat ini menjadikan kebutuhan mereka akan informasi terpenuhi.***(son)







Menangis Saat Pengesahan APBDP 2014, Wawako Dumai Sebut "Ban Serep" dari Walikota

Written By Unknown on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 8/30/2014

  • Riau Terkini .Kamis, 28 Agustus 2014 19:37
 Menangis Saat Pengesahan APBDP 2014,
 Wawako Dumai Agus Widayat menangis saat menghadiri Pengesahan APBDP 2014. Ia merasa dijadikan banserep dan tak pernah dilibatkan dalam mengambil kebijakan
. Riauterkini-DUMAI-
Rapat paripurna pengesahan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014
yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Kamis (28/8/14)
membuat Wakil Walikota Dumai Agus Widayat menangis. Penyebab orang nomor dua di Kota Dumai ini menangis pada rapat paripurna itu adalah, selama menjabat sebagai wakil kepala daerah tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan anggaran setiap tahunnya untuk proses pembangunan Kota Dumai menjadi lebih baik lagi. Sontak kejadian ini membuat haru seluruh kalangan anggota DPRD Kota Dumai yang hadir dalam rapat Paripurna tersebut. Sebab, masing-masing anggota dewan mengaku kaget jika Wawako Dumai tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan ataupun penyusunan APBD setiap tahunnya. "Jangankan untuk diikut sertakan dalam pembahasan APBD, diundang untuk menghadiri dan mendengarkan pembahasan saja tidak pernah. Jadi selama saya menjabat baru sekali diikut sertakan, selebih kosong," kesal Agus Widayat dalam kesempatan itu. Dikatakannya, pihaknya tidak meminta apa-apa, yang diinginkan hanya diikut sertakan dalam pembahasan APBD, karena dirinya selaku Wakil Walikota Dumai seharusnya dilibatkan dalam pembahasan uang rakyat itu. "Jadi saya selaku wakil walikota Dumai tidak mendapat kesempatan untuk membantu dalam proses pembangunan. Buktinya saja, pembahasan APBD saja saya selalu tidak dilibatkan. Jadi fungsi saya sebagai wakil walikota sudah tidak ada dibuatnya," pungkasnya. Paripurna pengesahan APBD Perubahan 2014 secara langsung dipimpin Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi, Waka DPRD Dumai Zainal Abidin, dan dihadiri Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, dan 20 Anggota DPRD Kota Dumai.***(had)

Template Information

Label 6

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sabda Republik Pena Bertuah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template | More Trick | IVY Themes
Proudly powered by Blogger